Peringatan Maulid Nabi Muhammad 1439 H

0
193

Maulid Nabi UIA 2017

Jatiwaringin (UIA) ~ Membangun karakter ummat harus dengan semangat, niat yang tulus dan memperbaharui dari tahun ke tahun atau mengikuti zaman. Namun semua itu tidak lepas dari keteladanan Nabi Muhammad SAW, melalui Rasulullah ummat Islam dapat mengikuti kehidupan yang lebih baik.

Demikian pembukaan kalimat dari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H yang dilaksanakan Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) di Masjid Al-Barkah Kampus UIA, Rabu 13 Desember 2017 yang dihadiri Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah (YAPTA), civitas akademika UIA dan seluruh jajaran karyawan UIA.

Direktur Masjid Al-Barkah Kampus UIA, Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, SH., L.LM., MBA dalam sambutan pembukaan Peringatan Maulid mengatakan meneladani Karakter Nabi saw dalam Kehidupan Umat Islam sangatlah penting, karena salah satu keistimewaan Nabi yakni, bumi dijadikan untukku sebagai tempat sujud dan suci.

“Dengan peringatan ini, saya mengharapkan kepada seluruh civitas akademi, khususnya kepada mahasiswa UIA untuk semangat dalam menimba ilmu, jangan berhenti, selesaikan hingga meraih gelar kesarjanaan. Tampil dengan semangat Islam sesuai dengan kampus kita, Universitas Islam As-Syafi’iyah. Saring terlebih dahulu apa-apa yang datangnya dari luar sana,” ujar Dailami Firdaus yang juga anggota DPD-RI dari DKI Jakarta.

Rektor UIA, Dr. Masduki Ahmad, SH., MM mengajak jamaah yang hadir untuk tetap di koridor ke-Islaman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, terutama dalam menuntut ilmu di Perguruan Tinggi. “Jaga nama Kampus kita ini, jangan mengotori yang mengakibatkan dampak buruk kedepannya. Saya juga berterima kasih kepada seluruh mahasiswa yang mampu memberikan yang terbaik dengan berbagai prestasi,” papar Masduki Ahmad.

H. M. Zakky AS, SH.MH sebagai penceramah pertama dalam tausiahnya mengungkapkan, Kampus UIA berdiri dari perjuangan para pendahulu, tentunya kita harus menjaga kelestarian Unioversitas Islam As-Syafi’iyah dari ke tahun. “Untuk itulah saya mengajak untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, agar kita semua sebagai ummatnya yang selalu istiqomah,” ujar H. M. Zakky AS.

Sementara penceramah kedua, Dr. Khairon M. Arief, M.Ed memaparkan tentang kehidupan dari Nabi Muhammad SAW, seperti saat Nabi masih dalam kandungan, saudara Ibu Nabi bermimpi bahwa dari rahim Aminah muncul cahaya yang terang benderang menerangi Syam. Kemudian dalam Riwayat Ahmad dan Thabarani, bahwa saat Nabi SAW lahir puluhan Gereja romawi runtuh dan padam api sembahan majusi persia selama 1000 tahun tidak pernah padam.

“Ada 3 Karakter Nabi yg harus diteladani Umat Islam. Pertama, Nabi adalah Pencinta, beliau adalah pemersatu umat, saling sayang secara internal dan tegas secara eksternal. Beliau mengutamakan ukhuwah dan persatuan umat. Kedua, Nabi adalah Mujahid. Beliau adalah manusia paling berani selalu berjuang untuk umat, 83 kali berperang. Allah selalu memrintahkannya untuk menyeru umatnya berjihad di jalan Allah. Dan ketiga, Nabi adalah pembaharu. Nabi SAW adalah Nabi yang selalu memerintahkan untuk selalu memperbaharui semangat, niat dan kerja untuk umat,” tambah Khairon M. Arieg.

Selesai acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, dilanjutkan dengan pelaksanaan Donor Darah yang digelar di Gedung Baitul Irfan Kampus UIA oleh Akademi Keperawatan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi.

Maulid Nabi UIA 2017 b

Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, SH., L.LM., MBA (Direktur Masjid Al-Barkah Kampus UIA)

Maulid Nabi UIA 2017 a

Para jamaah mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H

Maulid Nabi UIA 2017 e

Dr. Masduki Ahmad, SH., MM (Rektor UIA)

Maulid Nabi UIA 2017 c

H. M. Zakky AS, SH.MH (Penceramah 1)

Maulid Nabi UIA 2017 d

Dr. Khairon M. Arief, M.Ed (Penceramah 2)

LEAVE A REPLY