MoU Perpustakaan UIA dengan Perpustakaan Nasional RI di Kampus IPB

0
56

Bogor (UIA) ~ Dalam kehidupan kampus (perguruan tinggi), perpustakaan dianggap sebagai jantungnya universitas. Jadi, apabila sebuah universitas tidak punya perpustakaan, universitas tersebut dianggap mati.

Demikian disampaikan Dr. Arif Satria, SP, M.Si, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam sambutan pembukaan penandatanganan (MoU) Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), IPB dengan Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) di Gedung Andi Hakim Nasoetion kampus IPB, Selasa pagi 10 Juli 2018.

“Sebagaimana disebutkan dalam buku pedoman perpustakaan perguruan tinggi, bahwa perpustakaan perguruan tinggi merupakan unsur penunjang perguruan tinggi dalam kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat,” tambah Dr. Arif Satria.

Selain penandatanganan kerjasama juga dilaksanakan Seminar Kearsipan & Perpustakaan dengan thema: Kesigapan Arsiparis dan Pustakawan Memasuki Era Revolusi Industri 4.0. Rektor UIA Dr. Masduki Ahmad, SH., MH, Wakil Rektor 1 UIA Dr. Iffah Budiningsih, Direktur LPJM Dr. Efridani Lubis, SH.MH, Kepala Bagian Perpustakaan UIA Zubair Al-Banjari dan staf Perpustakaan Paridudin.

Rektor UIA, Dr. Masduki Ahmad, SH., MH yang langsung menandatangani Kerjasama dalam Bidang Perpustakaan tersebut mengungkapkan, Perpustakaan sesungguhnya memainkan peranan penting bagi terciptanya budaya membaca bagi mahasiswa.

“Perpustakaan merupakan jembatan menuju penguasaan ilmu pengetahuan, dapat memberikan kontribusi penting bagi terbukanya akses informasi, serta menyediakan data yang akurat bagi proses pengambilan sumber-sumber referensi bagi pengembangkan ilmu pengetahuan. Dan semua itu hanya bisa di dapatkan dengan cara membaca,” ujar Rektor UIA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here