Ketua YAPTA Berikan Materi Kepada Calon Mahasiswa Baru

0
305

Jatiwaringin (UIA) ~ Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, SH., L.LM., MBA sebagai Ketua Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah (YAPTA) memberikan materi tentang ke-Assyafi’iyahan kepada Calon Mahasiswa Baru pada pelaksanaan Masa Ta’ruf Mahasiswa Baru (MTMB-UIA) 2018.

Pelaksanaan MTMB-UIA 2018 di hari kedua, Selasa 18 September 2018 dengan berbagai agenda kegiatan sejak pukul 05.30 WIB. Pada siang hari sesudah ba’da Sholat Dzuhur, para calon mahasiswa baru UIA itu menerima paparan tentang sejarah dan berdirinya Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah.

Paparan tentang ke-Assyafi’iyahan itu sebagai moderator Dr. H.A. Ilyas Ismail, MA (Dekan Fakultas Agama Islam – FAI) dihadir rektoriat, dekanat, BEM-UIA dan Panitia Pelaksana MTMB-UIA tahun 2018.

Dr. H. Dailami Firdaus, SH., L.LM menceritakan tentang berdirinya Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA), dimana perjuangan seorang putra Betawi bernama K.H. Abdullah Syafi’ie mendirikan sebuah pendidikan, dimulai dari jenjang Madrasah Ibtida’iyah hingga perguruan tinggi. Dimana K.H. Abdullah Syafi’ie berkiprah dengan tausiyah, seorang ulama yang penuh kharismatik. “Oleh para umat Islam, KH. Abdullah Syafi’ie diberi gelar Singa Podium,” ujar Dr. H. Dailami Firdaus.

Ulama kharismatik itu selalu didampingi oleh putrinya bernama Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah AS, MA dalam mendirikan Universitas Islam As-Syafi’iyah, sebuah perguruan tinggi yang berlokasi di Jl. Raya Jatiwaringin No. 12 Pondok Gede. “Perjuangan dalam pendidikan tinggi memang tidaklah mudah, namun dengan penuh keikhlasan dan keridhoan semua itu bisa terwujud,” papar Ketua YAPTA itu.

Dalam kesempatan itu juga, Dr. H. Dailami Firdaus, SH., L.LM juga memberikan paparan tentang Empat Pilar Kebangsaan, karena memang beliau menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) atau Senator dari DKI Jakarta. Dalam mepaparan Empat Pilar Kebangsaan itu, para calon mahasiswa baru UIA itu juga menerima buku UUD RI Tahun 1945, Materi Sosialisasi Empat Pilar MPR-RI dan Bahan Tayang, Panduan Pemasyarakatan UUD Tahun 1945 dan Ketetapan MPR-RI.

Di akhir acara Dr. H. Dailami Firdaus mengajak shalawat dan bernyanyi realigi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here